Siapa Bilang Banner Link Itu Backlink
Barusan dapet email isinya seperti ini :
Mas aku mau tukar link tapi menggunakan banner atau gambar kira-kira mas setuju apa tidak?
Sumpah deh saya ga masalah tukar link jika memang ada yang mau tukeran link dengan blog saya walaupun imbalannya saya diminta memasang banner blogger lain disini, yang penting saling menghargai
.. Asal jangan tuker pasangan aja hehehe… Tapi sudah dipikir masak-masak tuh minta dipasang banner nya??, kalau tujuannya cari backlink kenapa pake banner ??? Warning !!! Banner Link Bukanlah Backlink. Jadi percuma saja memasang gambar dengan ukuran 1×1, 125×125 atau berformat GIF/PNG transparan sekalipun kalau tujuan akhirnya adalah untuk mendapatkan backlink. Eh, lagipula itu termasuk Black Hat SEO kan?
Dari cara kerja mesin pencari (untuk referensi, baca buku “Google & Yahoo! Secrets” karangan Jack Febrian), sebenarnya sudah dapat dinalar bahwa gambar tidak diperhitungkan dalam penentuan backlink. Ini karena engine mesin pencari akan otomatis memecah elemen-elemen suatu halaman dan mengolahnya sendiri-sendiri. Dan untuk backlink, hanya elemen halaman yang berupa teks saja yang diperhitungkan dalam penentuan backlink. Ingat gak kalau dulu pernah ada artikel yang menulis bahwa untuk mengetahui apa saja yang di-crawl oleh mesin pencari, gunakan text-based browser?
Mau bukti yang lebih nyata? Simak saja apa yang dikatakan oleh Matt Cutts :
In addition, many banner ads (whether they be the 468×80 kind or the 125×125 kind) end up doing at least one redirect through a 302. If you’re a site owner, one rule of thumb I’d recommend is that if you’re being directly paid to place a link, that link shouldn’t affect search engines, but we haven’t talked much about those advertising banners because Google detects and handles such banner ads quite well.
Dari konfirmasi yang diberikan Matt Cutts, banner link akan otomatis mendapatkan tag nofollow, sehingga tidak diperhitungkan untuk PageRank dan kemungkinan besar juga SEO (walaupun ada yang mengatakan bahwa meskipun di-nofollow, suatu tautan masih tetap berpengaruh terhadap SERP).
Jadi intinya, kalau mau tukeran link dengan blog ini demi mencari backlink, jangan pergunakan banner










July 5, 2009 @ 12:32 am
Duh, aku baru tau nih.. kalo banner bukanlah backlink
Dinda Watson’s last blog post..7 Website Paling Berjasa Untuk dindasmart [dot] com
July 5, 2009 @ 3:12 pm
udah tau sih saat baca buku di library–aduh gayanya sok Inglish
dan sejak saat itu aku make banner buat bikin orang penasaran–bukannya gambar lebih ampuh ketimbang kata” yang panjang untuk mempromosikan sesuatu?
Ian’s last blog post..Pasang Logo Dapat Duit
July 5, 2009 @ 3:28 pm
@Ian, kembali lagi mas tujuannya untuk cari backlink atau tidak
July 10, 2009 @ 1:45 am
wah, berarti saya rugi dong selama ini tukeran link pakai banner
July 12, 2009 @ 2:52 am
oh begitu, yaya mulai paham nih
Daniel’s last blog post..Tulisan Alien yang Mendukung SEO
September 26, 2009 @ 5:19 pm
ooooo ngono to mas, hampir saja aku beli/sewa pasang banner, ternyata banner bukan back link? waladalah…….
December 24, 2009 @ 4:40 pm
walah masa sih
March 11, 2010 @ 9:00 am
Saya Menyangkal Anggapan Anda!!Cara Melecak Backlink Anda saja sANGAT G masuk akal!!!Sebenarnya Google sudah bisa membaca Backlink Dengan cara mengetik’kan Alamat website Anda di google!!Dan Saya buktinya Ketika muncul Judul blog saya di website orang lain ternyata Link saya tidak Ada tapi yang ada Adalah Banner!!! Mungkin Google tidak bisa melacak karena Pembuatan Banner tersebut asal Ngelink!!!Tanpa “alt=Judulweb”!!
March 15, 2010 @ 10:16 pm
gimana caranya mau tukaranlink dengan Anda ?
March 16, 2010 @ 4:51 pm
@piping, pasang link saya lalu tinggalin aja komentar, link kamu akan saya
December 29, 2011 @ 1:59 am
tambahan pengetahuan yang bagus,gali informasi lebih dalam lagi ah,salam persahabatan